Aktifitas Tambang Ilegal Masi Berjalan "Pungli Merajalela"
Kepala Biro Buru
22 Nov 2021 18:11 WIT

Aktifitas Tambang Ilegal Masi Berjalan "Pungli Merajalela"

Liputan.Buru-- Semenjak penertiban Tambang Emas Ilegal Gunung botak, yang dipimpin Kapolres Pulau Buru, AKBP. Egia F. Kusumawiatmaja. Pada 11 November 2021 lalu, Saat ini tabang emas ilegal Gunung Botak di gegerkan dengan adanya pungutan liar (Pungli). 

Hal ini menjadi sesuatu yang tak bisa di biarkan begitu saja, mengingat kapasitas tambang yang masi ilegal atau terlarang, serta mengingat pencemaran lingkungan yang kerap terus terjadi karena bahan kimia. 

Hasan Wael, selaku ahli waris yang dikonfirmasi media ini, dirinya mengtakan kegiatan pungutan liar (pungli) itu bukan dari pihaknya. Dan meminta apa bilah ada temuan seperti itu maka di lacak dan di amankan oknum tersebut.

" kami pihak ahli waris tidak terlibat apa bilah ada begitu kami pinta pihak yang berwajib agar ditelusuri oknum itu".kata Hasan kepada wartawan lewat hanpone genggamnya.(21/11). 

Selain itu, informasi yang di himpun wartawan dari salah satu penambang, dirinya menjelaskan pungli yang dilakukan di tambang emas ilegal gunung botak, bermodus pendataan nama para penambang untuk melakukan pendaftaran dengan biaya pendaftaran 150 ribu per'orang.

"Bukan hanya 150 ribu utnuk pendaftaran saja, tapi setelah ambil kartu kita bayar 1.500.000. Lagi untuk waktu selama 1 bulan".jelas Penambang yang enggan namanya di sebutkan. 

Bagaimana di ketahui, tanda pengenal penambang yang tertera dengan tulisan. " Tambang emas lea Bumi gunung botak, petuanan kaiyeli pulau Buru, tertanda sekretatiat Kasim Belen".(Wahyu.S.s.) 

 

 

Dapatkan sekarang

Liputan Buru, Ringan dan cepat
0 Disukai
Jelajahi Orang
Rahman
1 tahun
Abdullah
21 hari
Admin
8 bulan
Redaksi
2 bulan